Saya Tidak Bermimpi Menikah Dan Memiliki Anak — Tujuan Hubungan Saya Jauh Lebih Sederhana

Saya tidak memikirkan kehidupan romantis saya dalam kaitannya dengan tujuan dan pencapaian seperti pernikahan besar, keluarga, dan rumah dengan pagar kayu putih. Saya tidak pernah menjadi wanita yang sangat tradisional. Sebaliknya, saya merindukan kualitas sederhana tertentu dalam suatu hubungan yang saya tahu saya tidak akan bahagia tanpanya.


Saya ingin tawa yang nyata dan menyakitkan perut.

Saya tidak bisa bersama siapa pun yang tidak membuat saya tersenyum. Jika kita tidak tertawa bersama, apa gunanya? Itu satu-satunya cara untuk melewati masa-masa sulit, sakit hati, dan perjuangan. Panas rasanya saat seorang pria membuatku cekikikan.

Saya ingin mempercayainya dengan tegas.

Ini adalah dasar dari hubungan yang layak dan sangat penting untuk kesuksesan jangka panjang. Jika kita tidak memiliki kepercayaan, kita benar-benar tidak memiliki apa-apa. Saya lebih peduli tentang membangun kepercayaan dengan pasangan daripada mengkhawatirkan sesuatu seperti membangun rumah.

Saya ingin kejujuran tanpa filter.

Jika kita tidak bisa mengatakan kebenaran satu sama lain tanpa takut ditolak atau ditimbulkan, maka kita tidak boleh bersama. Ya, terkadang kejujuran itu sulit, tetapi itulah cara terbaik untuk menjaga cinta tetap di jalur yang benar.

Saya ingin komunikasi yang nyata.

Jika kita berdua memiliki gaya komunikasi yang sangat berbeda, kita akan kesulitan menelusuri seluk-beluk kencan. Ini tidak berarti salah satu dari kita benar dan yang lain salah, itu hanya berarti bahwa kita tidak berada pada gelombang yang sama.


Saya ingin mempertahankan kemerdekaan saya.

Dua orang dapat memiliki gagasan yang sangat berbeda tentang ruang pribadi. Jika salah satu dari kita membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyendiri daripada yang lain, itu dapat menyebabkan kesalahpahaman dan melukai perasaan. Saya membutuhkan seseorang yang cukup memahami saya untuk mengetahui bahwa kemerdekaan bukan berarti kurangnya cinta.