Bagaimana Membuat Pria Anda Terbuka & Bicara Pada Anda

Tidak peduli seberapa besar Anda berharap pria Anda sama seperti Anda, dia tidak akan pernah membagikan setiap emosi dan pemikirannya seperti yang Anda lakukan. Ini bukan tentang bagaimana dia terhubung. Ingat, pria berpikir menunjukkan kelemahan apa pun (dan ya, menurutnya berbagi emosinya adalah kelemahan) akan membuat Anda kurang memikirkannya. Terserah Anda untuk membuatnya merasa cukup nyaman untuk menjadi dirinya sendiri dan terbuka dengan Anda. Dengan teknik yang tepat, Anda benar-benar dapat melakukannya - Anda hanya perlu tahu caranya.



Tunggu hingga dia sibuk dengan aktivitas lainnya.

Cowok panik ketika Anda mencoba membuat mereka berbicara dan mereka tidak memiliki gangguan di dekatnya. Pria jauh lebih mungkin untuk berbicara dengan Anda jika mereka tidak harus melakukannya secara langsung. Coba tanyakan tentang kesehariannya saat dia sedang mengerjakan mobilnya atau membantu Anda mencuci piring setelah makan malam. Anda bahkan dapat berbicara dengannya saat dia melakukan hobi favoritnya. Dia akan lebih rileks dan merasa tidak terlalu terpojok seperti itu.

Mulailah dengan lelucon.

Kita semua pernah membuat kesalahan tragis dengan memberi tahu seorang pria, 'Kita perlu bicara.' Dia benar-benar tidak dapat memberi tahu Anda apa pun karena pikirannya menjadi kosong. Satu-satunya hal yang dia pikirkan adalah, 'Saya pasti telah melakukan sesuatu yang salah.' Hindari menekan dia dan mulai dengan satu atau dua lelucon. Semakin dia merasa rileks, semakin besar kemungkinan dia untuk mulai berbagi. Dia bahkan tidak akan menyadari apa yang terjadi sampai lama kemudian.

Bersikaplah terbuka dengannya.

Tunjukkan pada pria Anda bahwa tidak apa-apa untuk terbuka. Saya tidak mengatakan Anda perlu berbagi setiap pikiran dan emosi dengannya. Simpan beberapa untuk pacar Anda. Tunjukkan saja kepadanya bahwa tidak ada konsekuensi untuk berbicara dengan Anda. Saat Anda memberikan contoh yang baik, dia akan mengikuti petunjuk dan berbicara dengan Anda dalam waktu singkat.



Munculkan skenario imajiner.

Jika seorang pria tidak mengira Anda sedang membicarakannya atau bahkan sesuatu yang nyata, dia akan lebih terbuka. Katakan padanya bahwa Anda memiliki teman ini yang mengalami hal serupa dengan apa yang Anda tahu dia alami. Tanyakan padanya nasihat apa yang harus Anda berikan dan bagaimana Anda bisa lebih memahami teman Anda. Anda akan mengetahui perasaannya dan apa yang mungkin dia butuhkan dari Anda.

Tunggu sampai dia santai.

Kebanyakan orang tidak ingin berbicara saat mereka tegang atau merasa tertekan. Tunggu sampai Anda tahu dia lebih santai. Coba manfaatkan pelukan pasca-seks atau saat Anda berdua tertidur di depan TV. Jaga nada bicara Anda rileks dan ramah. Jangan langsung bertanya pada pertanyaan besar, seperti 'apa yang salah denganmu'. Tenang saja dan dia akan mulai berbicara.