11 Hal yang Anda Rasakan Saat Pertama Menyadarinya Sudah Berakhir

Berada dalam cinta itu indah. Anda merasa seperti berjalan di atas awan dan bertanya-tanya bagaimana Anda bisa hidup sebelum perasaan itu menguasai Anda. Sayangnya, Mr. atau Ms. Right tidak selalu tepat untuk Anda. Menyadari bahwa percintaan Anda tidak akan berhasil sangat menyebalkan. Ini adalah 11 hal yang Anda rasakan saat pertama kali menyadarinya.



Rasanya seperti ditinju di perut dan tidak bisa bernapas.

Sensasi pertama yang muncul saat Anda menyadarinya sudah berakhir adalah syok murni, baik mental maupun fisik. Sama seperti seluruh tubuh Anda tegang ketika Anda dipukul, kesadaran tiba-tiba bahwa pasangan Anda meninggalkan Anda dapat melumpuhkan Anda. Hal terburuk adalah Anda tidak terlalu peduli jika Anda tetap bisa bernapas; untuk apa? Tidak ada masalah saat hatimu hancur, tapi tunggu. Anda harus hidup untuk diri sendiri, teman Anda, dan demi peluang hidup. Satu orang tidak bisa mengakhiri hidup dan masa depan Anda, ingatlah itu.

Anda merasa tidak berharga.

Anda mungkin memikirkan sesuatu seperti, 'Tentu saja saya tidak berharga. Jika tidak, mengapa mereka tidak bersamaku? ' Ada banyak alasan mengapa suatu hubungan tidak berhasil, tetapi dalam sembilan dari 10 kasus, bukan berarti ada yang salah dengan Anda. Pertandingan itu tidak benar. Anda masih memiliki nilai Anda; Anda hanya perlu menyalurkannya dengan lebih baik dan membaginya dengan seseorang yang akan menghargainya.

Kepalamu berantakan dan kamu benar-benar bingung.

Kenapa ini terjadi? Bisakah kita memperbaikinya? Apakah mereka tidak cukup peduli dengan saya? Bagaimana saya bisa begitu buta? Kepalamu berantakan. Luangkan waktu sejenak untuk duduk, rileks, dan bernapas dalam-dalam. Menjadi bingung adalah hal yang normal di dunia di mana orang-orang membayangi Anda tanpa alasan. Ini akan menjadi lebih baik, jangan terlalu banyak berpikir.



Anda ingin menangis sendiri sampai tidur.

Patah hati lebih menyakitkan dari pada patah kaki. Mengapa? Karena selama kita berlatih berkencan, kita tidak bisa melatih hati kita seperti kita melatih perut atau kaki kita. Ini akan menyakitkan untuk sementara waktu. Anda pasti ingin menangis. Lakukan. Menangis tidak membuatmu lemah. Menyadari semuanya sudah berakhir adalah langkah pertama menuju pemulihan; menangis adalah yang kedua. Kemudian Anda mulai sembuh.

Rasanya seperti seseorang menggali lubang di dada Anda dan lukanya berdenyut-denyut.

Ketika Anda menyadari itu sudah berakhir, Anda juga menyadari bahwa tidak akan ada lagi pesan teks 'selamat pagi' untuk Anda bangun. Mereka tidak akan menanyakan bagaimana hari Anda berjalan dan mengatakan bahwa Anda cantik. Mereka sudah pergi. Yang tersisa hanyalah luka yang berdenyut-denyut di dalam dirimu. Rangkullah rasa sakit dan dorong melewatinya. Itulah satu-satunya cara agar Anda bisa menjadi tangguh.